Today's Status

"No Status"

October 7, 2009

Seandainya Jalan di Jakarta Terbuat Dari Marmer

Pastinya orang nggak bakal buang sampah sembarangan. Kenapa gua bisa bilang begitu? Jadi gini lhoooo... gua kan suka jalan-jalan ke mall dan melihat bahwa orang-orang disana nggak buang sampah sembarangan. Abis minum pop ice sampahnya dibuang ditong sampah terdekat, abis minum milkshake sampahnya dibuat ditong sampah terdekat, abis minum galon sampahnya dibuang di tong galon terdekat... intinya mereka nggak bakalan buang sampah sembarangan. Mereka rela memegang sampah mereka sampai menemukan tong sampah terdekat lalu membuangnya.
Coba perhatikan deh, kalo jalan-jalan di mall-mall bagus. Dari lantai marmer atau lantai bagus lainnya. Kalian bakalan jarangan menemukan gelas akua yang tercecer dilantai. Atau plastik-plastik bekas es teh manis berceceran dilantai. Kalian nggak bakalan nemuin itu. Gua sendiri pun enggan buang sampah sembarangan didalam mall.
Beda hallnya dengan di jalanan. Dimana rasanya kita berjalan di bak sampah walaupun sebenarnya bersih. Kenapa gua bisa bilang begitu? karena orang-orang kerap buang sampah sembarangan. Mereka yang habis minum es teh langsung aja buang sampahnya dijalan saat itu juga padahal tong sampah sudah terlihat 10 meter didepan. Orang Indonesia! Beneran deh...
Makannya gua sempat berpikir bagaimana jika jalanan dari aspal atau batu-batu yang disusun diganti dengan lantai marmer, apakah mereka masih mau buang sampah sembarangan? Ya ya ya... gua tau ini akan percuma karena berbagai hal:

  1. Biaya mahal, belum lagi ditambah korupsinya jadi bengkak deh,
  2. Tetep aja nyampah, secara gak ada satpamnya gitu lho.
  3. Ujung-ujungnya dimalingin deh marmernya. Elo tau kan, maling di indonesia...
  4. Kalo ujan licin... Makan korban jiwa... wuakakak..

Namun yang gua inginkan adalah, kenapa kebanyakan dari mereka yang sering ke mall dan nggak buang sampah sembarang, tapi nggak pernah menerapkan hal yang sama di jalan umum. Mereka di mall buang gelas milkshake di tong sampah, tapi kalo di jalanan mereka buang gelas milkshakenya di got kalo nggak dijalan. Kenapa sih mereka nggak bisa melakukan hal yang sama? Emang Tong sampah dijalanan bakalan makan tangan kalian kalo kalian masukin sampah kesana?
Apa perlu jalanan tampak mewah dulu supaya kita nggak perlu buang sampah sembarangan. Trotoar diganti marmer khusus anti licin lalu ada gerai-gerain guchi, prada, armani dan lain-lain. Oh ya, jangan lupakan satpam tiap 100 meter. Oh my god...
Disingapura orang-orang udah jauh lebih disiplin dimana mereka mau buang sampah ditempatnya, bahkan meludah sembarangan saja dilarang dan kena denda. Di indonesia hal seperti itu sulit terjadi.
Emang sih kita kurang contoh dan sulit memberikan contoh. Kurang contoh, karena sebagian besar orang indonesia kurang mengerti bagaimana caranya agar sampah kita bisa masuk ke tong sampah, bukan masuk got ataupun sungai. Hal seperti itu saja sebagian besar orang gak tau loh. makannya mereka memilih buang sampah sembarangan, karena gak ada contohnya! Sulit memberikan contoh, kita sulit memberikan contoh bagaimana cara buang sampah yang benar karena itu dia, sebagian orang indonesia masa bodo.
Kalo nggak salah ada deh artis yang dijadiin Duta Kebersihan oleh PBB (CMIIW), tapi yang ada dia sekarang malah bikin video narsis dengan berujung depresi. Gerakan yang dia timbulkan mana? anget-anget tai ayam. http://www.emocutez.com

Dan semua itu kembali pada diri masing-masing, termasuk diri gua. Gua kalo melihat kebelakang apa yang gua lakukan rasanya cukup baik kok. Dengan buang sampah pada tempatnya. Belajar menjadi baik pada diri sendiri aja, syukur-syukur kalo ada orang yang mencontoh. Jika jalan dikeramaian bersama teman, gua berusaha membuat kegiatan buang sampah pada tempatnya jadi mencolok agar orang-orang disekitar notice bahwa ada orang ganteng buang sampah pada tempatnya (okay, kalian boleh mencoret kata Ganteng.)
Dan untuk yang membaca entry ini, berarti sudah termasuk orang yang cukup pintar untuk tahu bagaimana tata krama dan adat istiadat membuang sampah pada tempatnya. Masa bisa buka internet tapi gak tau cara buang sampah yang benar sih. Ketahuan banget bo'ongnya. Ayo kita memberikan contoh kepada mereka yang tidak tahu bagaimana membuang sampah yang benar dijalan umum. Nggak ada salahnya kita memberikan contoh mulai dari teman-teman kita, lalu mencoba menjadi sedikit lebih mencolok ketika buang sampah ditempat umum selain mall. Karena entah kenapa sebagian orang langsung lupa cara membuang sampah yang benar ketika mereka keluar dari mall-mall.





Jadikan Jakarta Kota yang Bersih tanpa Harus Menggunakan Lantai Marmer
Picture edited by : Ellious Grinsant

Related Posts

There are 7 comments on post : Seandainya Jalan di Jakarta Terbuat Dari Marmer

Anonymous said... (Reply)

masalahnya gini gan..
biasanya yg dateng ke dalam mol2 itu org2 yg tingkat kebersihannya tinggi..
lo juga seringnya ke mol2 di jakarta c yg notabene pengunjungnya aja high class *kayak gw* wakakka
coba lo ke mol2 yg pengunjungnya rata2 kelas menengah ke bawah pasti juga nemuin banyak sampah..
nah ga beda donk sama jalanan.. malahan jalan itu di isi sama orang2 dri tingkat kelas ekonomi yg beragam.. jd ya gt deh,, *bisa nangkep kata2 gw?* hmpfh

jd ya kayaknay emang harus dikasih denda ni kalo buang sampah sembarangan, kyk di singapur gt.. *halah*

-neko artis idola lo-

Indokage said... (Reply)

Hmm... Numpang lewat...£€¥#@ <=nyampah sembarangan di blog
khu khu khu khu...
Begitulah rakyat negriku tercinta ini... Pemda setempat jg menganggapnya sepele, kalau udah divonis sbg daerah terkotor baru mau mikir(baru mikir, engga tau deh ada tindakan gak). Btw emang si M itu duta kebersihan ya? Kok bisa? Kenapa gak salah satu petugas kebersihan yg selalu menyapu jalanan yg dipilih? Trus Ellious sendiri kalo makan permen pas jalan, bungkusnya diapain? Khu khu khu khu...

By: Indokage Indokare

Ellious Grinsant said... (Reply)

Penggemar Anonim - Enggak lo, di ITC Cempaka Mas atau yang deketan deh, Mega Bekasi aja orang masih banyak yang buang sampah ditempatnya. Di mall-mall high class juga setelah mereka keluar mall, terus beli minuman di abang-abang sampahnya dibuang sembarangan juga.

Indokage - Emmm... sebagai pecinta kebersihan. kalo gua abis makan permen ya biasanya sampahnya gua daur ulang gitu. Gua masukin batu, dibungkus ulang dan gua berikan kepada yang membutuhkan permen, wuakakak...

Freya said... (Reply)

hmmmm......

Sebenarnya ngga bisa disalahin sama satu pihak aja sih, el. Tapi, semuanya yang berhubungan juga ikut salah. Ya lingkungannya, ya aparatnya, ya hukum itu sendiri dan juga orang-orang yang diharapkan menurut pada peraturan.

Semuanya itu juga tergantung sama kesadaran tiap individu sih ya. Pertama, kek gw nih. Gw kalau makan permen, gw masukin loh bungkusnya ke tas. Nggak gw buang.

Tapi gimana kalo gw abis minum es cendol yang diplastikin? Dan ternyata, pas gw mau buang malah nggak ada tempat sampahnya. Ya nggak mungkinlah gw masukin ke tas gw, apalagi kalau masih ada isinya setengah. Mau tas gw kecebur es cendol? Enak aja. Dan salah sapa di beberapa tempat ramai malah nggak ada tempat sampahnya? Kan di jalanan Indonesia emang sedikit tempat sampahnya. Akhirnya, semua orang jd kebiasaan deh buang sampah, walau tempat sampah ada yang dekat.

Freya said... (Reply)

Duh saran nih. Tempat2 strategis harusnya dikasih tempat sampah, kek di pantai2 ancol. Duh miris banget tempat wisata bagus begituh malah banyak banget sampahnya. Dan juga, Indonesia harusnya lebih menggalakkan lagi prinsip membuang sampah pada tempatnya dengan didukung fasilitas yang memadai.

Bikin iklan sosial yang banyak. Iklan soalnya bisa ngasih efek besar. Iklannya jangan soal pajak molo. Trus ubah cara pengelolaan sampahnya. Dengan jumlah penduduk nomor ketiga di dunia, udah ngga bisa lagi untuk mengelola sampah berbasiskan 'ramah lingkungan' dengan menimbun sampah sampe segitu banyak.

Mending kek singapura yang cuma dikit penduduknya. Sampah mereka dibakar dan dijadiin bahan untuk bikin pulau. Kek gituh aja, mumpung jumlah penduduk Indonesia banyak banget. Jadi, kita nggak harus rebutan pulau sama negara tetangga dah kalau punya pulau buatan.

Kalau perlu hasil akhir sampahnya ditimbunin ke negri tetangga biar tenggelam. MWAHAHAHAHAHA

Ellious Grinsant said... (Reply)

Freya - Hihihih... hahaha... hohohoho...

Anonymous said... (Reply)

gw bukan penggemar lo :P

*salah satu komen sampah*


-XOXO neko idola lo- XDDDD

Post a Comment